PENTINGNYA PENGASUHAN PADA 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN

Berita

Pengasuhan pada 1000 Hari pertama Kehidupan (270 hari masa kehamilan + 730 hari setelah kelahiran sampai usia 2 tahun ) merupakan periode emas yang sangat penting bagi perkembangan otak dan pertumbuhan fisik anak.

Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan merupakan periode Emas yang apabila anak dibina dengan baik akan mendukung keberhasilan terhadap perkembangan selanjutnya. Perkembangan emosi, social dan kecerdasan sebagai tahap awal dari pembentukan dasar kemampuan, mental, itelektual dan moral sangat menentukan sikap, nilai dan perilaku anak di masa dewasa. Anak perlu mendapatkan pembinaan dan stimulasi yang tepat sesuai tahapan usia anak untuk mencapai kondisi pertumbuhan dan perkembangan yang optimal.

8 Fungsi keluarga sebagai basis pembangunan keluarga dan pembagunan Sumber Daya Manusia memerlukan peran aktif seluruh anggota keluarga terutama orangtua pada periode 1000 HPK (periode emas). Komunikasi dan teladan yang baik sebagai dasar pembentukan karakter anak perlu dilakukan bersama sama oleh orangtua dan anggota keluarga lain dengan memperkenalkan serta mengaplikasikan 8 fungsi keluarga yang terdiri dari : Fungsi Agama, Fungsi Sosial Budaya, Fungsi Cinta Kasih, Fungsi Perlindungan, Fungsi Reproduksi, Fungsi Sosialisasi dan Pendidikan, Fungsi Ekonomi dan Fungsi Lingkungan.

Penerapan 8 fungsi keluarga yang tidak benar akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan balita dan anak yang berakibat pada masalah stunting. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh yang disebapkan oleh gizi buruk kronis akibat asupan gizi yang kurang sehingga tinggi badan bayi dibawah standar menurut usianya/pendek. Stunting disebabkan oleh berbagai macam faktor, satu diantaranya adalah praktik pengasuhan orangtua dan anggota keluarga yang tidak baik dan benar terhadap balita dan anak. Hal ini biasanya disebabkan karena kurangnya pengetahuan orangtua dan anggota keluarga tentang status gizi wanita pada masa pra kehamilan, masa kehamilan dan setelah melahirkan serta gizi pada anak sampai dengan usia 2 tahun. Interfensi pencegahan stunting paling menentukan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan ( HPK) .

Pentingnya Pengasuhan 1000 HPK yang baik dan benar bertujuan untuk :

  1. Membentuk otak anak yang berisi ‘’bahan bakar’’ pertumbuhan jiwa dan raga, pembentukan sistim kekebalan tubuh yang kuat
  2. Meningkatkan kesiagaan untuk masuk sekolah dan memberi kesempatan untuk meraih potensi terbaik di kemudian hari
  3. Meningkatkan nutrisi untuk ibu dan anak selama periode 1000 HPK tersebut membantu memastika bahwa anak mendapatkan awal kehidupan yang terbaikdan kesempatan untuk meraih potensi terbaik bagi anak anak mereka
  4. Mengurangi kesenjangan pada aspek kesehatan, pendidikan dan produktifitas generasi yang akan datang
  5. Menurunkan risiko terjangkit penyakit kronisseperti diabetes,penyakit jantung,dan beberapa tipe kanker di kemudian hari
  6. Secara global menyelamatkan lebih dari satu juta nyawa per tahun
  7. Meningkatka total pendapatan suatu Negara ( meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya perawatan kesehatan
  8. Memutus siklus kemiskinan antar generasi akibat wanita yang malnutrisi.

Menyikapi permasalahan stunting di Tanah Marapu ini, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumba Tengah melalui bidang Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga, pada tanggal 23 – 27 september 2021 melakukan Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dengan sub tema “PENERAPAN 8 FUNGSI KELUARGA PADA MASA 1000 HPK” di 10 desa lokus stunting yakni :  Desa  Holur Kambata, Desa Watu Asa, Desa Tanambanas Barat, Desa Lenang Selatan, Desa Tana Modu, Desa Konda Maloba, Desa Bolu Bokat Barat, Desa Umbu Kawolu, Desa Anapalu dan Desa Kabela Wuntu dengan sasaran : Orangtua, Ibu hamil dan keluarga yang memiliki baduta. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumba Tengah Bapak  Drs.  Sofrein U.S. Marisi menegaskan bahwa Penerapan 8 Fungsi Keluarga dalam 1000 HPK akan menghasilkan Generasi  EMAS, yaitu Generasi yang Sehat, Cerdas dan Berkarakter. Dalam penyampaiannya bapak Drs. Sofrein U.S Marisi juga menghimbau para orangtua, ibu hamil dan keluarga Baduta untuk memerangi stunting dan membangun keluarga berkualitas dengan menerapkan Fungsi Ekonomi dan Fungsi Lingkungan melalui program Inovatifnya yaitu : BANGun keluarGA berKuALitas, Inspiratif dan Wira Usaha. (BANGGA berKALIWU)