BAKTI SOSIAL PELAYANAN KB SERENTAK DI KABUPATEN SUMBA TENGAH MELAMPAUI TARGET

Berita

Dalam rangka mengoptimalkan pelaksanaan pelayanan Keluarga Berencana maka Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Sumba Tengah menggelar Bakti Sosial Pelayanan KB di sejumlah Fasilitas Kesehatan (Faskes). Faskes yang ada di Kabupaten Sumba Tengah yang melakukan pelayanan adalah RSUD Waibakul, Klinik Pratama Karitas Katikuloku dan 9 PUSKESMAS yaitu Umbu Riri, Malinjak, Wairasa, Lawonda, Weeluri, Mananga, Maradesa, Pahar dan Lendiwacu.
Kegiatan pelayanan KB ini ditujukan bagi Peserta KB Baru (PB) dan Peserta KB Aktif (PA) dengan tujuan untuk meningkatkan jangkauan pelayanan KB di wilayah Kabupaten Sumba Tengah dan meningkatkan cakupan penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS), dalam rangka menunda, mengatur jarak, dan mengakhiri kehamilan. Metode kontrasepsi yang digunakan adalah Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti Implan, IUD dan Metode Operasi Wanita (MOW) dan Non MKJP seperti Suntik, Pil dan Kondom. Dengan pelayanan alat kontrasepsi ini diharapkan tujuan mengikuti program keluarga Berencana dapat tercapai dengan baik. Tujuan berKB tidak hanya menjaga kesehatan ibu dan anak (termasuk menekan angka kematian ibu dan bayu serta pencegahan stunting) tetapi juga upaya peningkatan fungsi ekonomi keluarga yaitu ketahanan pangan dan kesejahteraan anak dan keluarga.
Tidak seperti biasanya bahwa pelaksanaan Baksos dilaksanakan satu hari, tetapi pada kegiatan Baksos kali ini pelaksanaannya dilaksanakan selama 2 minggu karena mengingat situasi Pandemi COVID 19 sehingga pemberlakuan Protokol Kesehatan sangat ketat harus dilaksanakan. Demikian pula tempat pelaksanaan kegiatan yang biasanya dipusatkan pada beberapa faskes saja, tetapi kali ini dilaksanakan di semua faskes yang ada di Kabupaten Sumba Tengah.
Untuk memastikan ketertiban para peserta yang hadir, dimana jalannya pelayanan KB tetap menerapkan protokol kesehatan covid-19 maka kegiatan ini dimonitoring langsung oleh Bapak Drs. Sofrein U. S. Marisi sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumba Tengah bersama Tim yang telah dibentuk untuk memantau pelaksaanaan Baksos.
Pelayanan KB Gratis ini dimanfaatkan masyarakat dengan sangat baik, terbukti dari target sebanyak 298 akseptor tetapi yang terlayani adalah Implan 314 akseptor, IUD 2 akseptor, Kondom 114 akseptor dan Suntik sebanyak 5 akseptor.
Sedangkan untuk MOW sementara dilaksanakan pendataan untuk akseptor yang ingin mengikuti metode ini dan telah terdata sebanyak lebih kurang 20 orang akseptor untuk MOW. Kegiatan MOW akan dilaksanakan kemudian, dimana tempat pelaksanaannya akan dilaksanakan terpusat di RSUD Waibakul.
Adapun rincian jumlah aksptor yang mendapat pelayana KB adalah RSUD Waibakul 31 orang, Klinik Pratama Karitas 10 orang, Puskesmas Lendiwacu 23 orang, Puskesmas Weeluri 10 orang, Puskesmas Umbu Riri 34 orang, Puskesmas Pahar 26 orang, Puskesmas Lawonda 21 orang, Puskesmas Wairasa 10 orang, Puskesmas Mananga 64 orang, Puskesmas Maradesa 65 orang, Puskesmas Malinjak 20 orang. Dengan kondisi ini menunjukkan begitu antusiasnya dan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dalam hal ini Pasangan Usia Subur (PUS) untuk mengikuti kegiatan ini. Masih terdapat akseptor yang belum terlayani, diakibatkan karena keterbatasan biaya sehingga bagi akseptor yang belum mendapat pelayanan baksos diarahkan untuk mengikuti pelayanan rutin yang sudah dilaksanakan di faskes yang ada.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Sumba Tengah berharap, melalui kegiatan pelayanan serentak / baksos ini bisa mengajak masyarakat untuk ikut menyukseskan Program Keluarga Berencana, agar kedepan masyarakat Kabupaten Sumba Tengah bisa membangun keluarga yang berkualitas, Inspiratif dan berwira usaha (BANGGA berKALIWU) sehingga dapat tercipta keluarga yang sejahtera dan memiliki generasi kedepan yang berkarakter serta memiliki daya saing dalam era bonus demografi.
Harapan kedepan adalah adanya komitmen dan dukungan dari para mitra dalam pelaksanaan Program Pembangunan Keluarga Kependudukan, Keluarga Berencana, (BANGGA KENCANA).
#berencana itu keren

Umbu Sawola, SP

Kepala Bidang Keluarga Berencana